ENTER INDONESIA

ENTER INDONESIA merupakan solusi terbaik untuk mengurangi tagihan listrik dirumah, ruko, gedung, hotel, restoran, dll. karena alat ini berfungsi menghilangkan daya semu/arus boros/rugi daya/induksi pada setiap peralatan listrik/elektronik yang terbuat dari kumparan seperti : AC, Kulkas, Mesin Cuci, Pompa Air, TV, Komputer, Lampu TL, Kipas Angin, dll. Sehingga menghemat biaya listrik yang harus kita bayar setiap bulan, sampai dengan 40% tanpa melanggar PLN.

ENTER INDONESIA adalah alat penghemat listrik multidaya teknologi Jerman dengan tujuh fungsi utamadiantaranya : PERTAMA; Menghemat daya listrik dengan cara menyerap (mereduksi) daya semu/arus boros/induksi pada setiap peralatan listrik/elektronik yang terbuat dari kumparan seperti : AC, Kulkas, Mesin Cuci, TV, Komputer,Lampu, Vacuum Cleaner, dll. KEDUA; Menahan tarikan awal pada alat listrik/elektronik berdaya tinggi (Soft start) sehinggaENTER INDONESIA sekaligus berfungsi memaksimalkan daya terpasang dan mencegah sekring jatuh/anjloknya MCB di bawah KWH Meter karena kelebihan beban daya. Dengan memasang ENTER INDONESIA rumah/kantor/gudang/gedung/ruko/showroom dll, maka alat ini hasil akhirnya akan mengurangi putaran KWH Meter sehingga menghemat biaya listrik yang harus di bayar oleh konsumen setiap bulan.

ENTER INDONESIA adalah “KAPASITOR BANK” Multidaya yang bekerja efektif kapasitas 450 watt – 4400 watt yang biasa digunakan dipabrik/industri yang mengkonsumsi daya listrik besar.“KAPASITOR BANK berfungsi memperbaiki POWER FACTOR/COSPI mesin-mesin pabrik/industri tersebut sehingga menghemat pemakaian daya yang seharusnya digunakan.

ENTER INDONESIA adalah kapasitor bank multidaya yang bekerja efektif pada kapasitas 450 watt – 4400 watt untuk menghemat listrik untuk menghemat daya listrik 1 Phase. Mengapa ENTER INDONESIA menghemat tetapi tidak melanggar PLN ?

Cara kerja alat hemat daya merek  ENTER INDONESIA, menghilangkan daya semu/arus boros/induksi pada setiap listrik/elektronik yang terbuat dari kumparan dan atau alat-alat listrik/elektronik yang menimbulkan induksi. Misalnya, sewaktu kita menghidupkan AC yang daya listriknya tertulis 700 Watt. Kalau kita ukur dengan tang Ampere, sebenarnya daya listrik yang dihisap oleh AC tersebut sampai 900 Watt (bukan pada saat start awal, tetapi setelah stabil). Yang 200 Watt lebihnya itu adalah daya semu/arus boros/rugi daya/induksi. Maka ketika dirumah secara bersamaan kita menyalakan : AC, Kulkas, Pompa Air, Mesin Cuci, TV, Komputer, Lampu, Vacum Cleaner, dll, tentu cukup besar daya semu/arus boros/rugi daya/induksinya. Itulah sebabnya kadang kita merasa belum maksimal menggunakan listrik sesuai daya terpasang, tetapi listrik di rumah sudah jatuh/turun MCB nya.
Karena itu cara kerja ENTER INDONESIA tidak melanggar dan tidak merugikan PLN, karena alat ini sudah sesuai dengan SK Menteri PU No.23/PRT/1978 tentang Kapasitor Bank, dan Surat Kementrian ESDM Dirjend Kelistrikan No. 2491/44/640.2/2006 Tanggal 24 Juli 2006 kepada PLN perihal Penggunaan alat penghemat daya/energy yang melawan hukum, Alat Penghemat daya yang belum lolos uji Laboratorium Independent. ENTER INDONESIA sudah lulus uji laboratorium BPPT No. 021/LAP-JATEK/B2TE/BPPT/III/2014 dan sudah terdaftar pada dirjend HAKI Nomor : D002014010757, ENTER INDONESIA juga bisa digunakan untuk daya listrik 3 Phase.

ENTER INDONESIA juga bisa digunakan untuk daya listrik 5.500 Watt s/d 33.000 Watt. Untuk daya listrik diatasnya tidak bisa lagi menggunakan alat ini, tetapi harus menggunakan Power Quality System TS 2000 ENTER INDONESIA   3 phase.

ENTER INDONESIA sekaligus juga berfungsi sebagai soft start atau penahan tarikan awal pada alat-alat listrik/elektronik yang berdaya tinggi.Maksudnya, ketika kita menyalakan AC atau pompa air misalnya. Karena itu pada rumah-rumah yang daya listriknya kecil (450 s/d 1300 Watt), ketika menghidupkan peralatan listrik yang wattnya tinggi seperti Pompa Air, AC misalnya, MCB dibawah KWH meternya kadang jatuh/turun. Tetapi setelah memasang ENTER INDONESIA, alat ini secara otomatis akan berfungsi sebagai Soft Start atau penahan lonjakan daya /tarikan awal yang mencegah sering jatuh/turunnya MCB dibawah KWH Meter.

Besar-kecilnya penghematan ENTER INDONESIA tergantung sedikit-banyaknya peralatan listrik/elektronik yang kita gunakan.Semakin banyak peralatan listrik/elektronik yang digunakan, maka semakin besar pula penghematamenterian ESDM dnnya. Demikian pula sebaliknya ENTER INDONESIA tidak berakibat merusak alat-alat listrik/elektronik, melainkan justru memperpanjang usia peralatan listrik/elektronik, karena ini menyaring arus listrik yang masuk ke setiap peralatan listrik/elektronik yang sedang kita gunakan. `

ENTER INDONESIA bukanlah stabilizer, sehingga alat ini tidak ada hubungannya dengan turunnya-naiknya tegangan (voltase) dirumah. Karena itu jika sebelumnya kita memasang stabilizer dirumah, setelah memakai ENTER INDONESIA stabilizer jangan di lepas, untuk menjaga agar tegangan listrik tetap stabil.

ENTER INDONESIA dipasang 24 jam terus-menerus tanpa dicabut-cabut agar penghematannya maksimal. Dijamin tidak panas, melepuh atau menimbulkan efek samping yang merugikan. Uji coba kelayakan fungsi ENTER INDONESIAtelah kami lakukan untuk membuktikan bahwa produk ini layak dipakai oleh masyarakat. Contoh uji coba yang telah kami lakukan : Dengan Daya Listrik 450 Watt (2.045 A), berapa lampu neon 40 watt dapat terpasang ?? Sebelum / Tanpa Menggunakan ENTER INDONESIA. Lampu Neon 40 watt Ballast 40 watt Dengan qost phi Ballast 0.65 maka daya yang terpakai untuk 1 (satu) buah lampu neon adalah 120 watt. Bila daya 450 watt, maka 450 : 120 = 3.75 atau 4 buah, Hanya 4 buah lampu Neon dapat dipasang.

Setelah menggunakan ENTER INDONESIA . Lampu Neon 40 watt Ballast 40 watt Dengan qost phi 0.95 maka daya yang terpakai 1 (satu)buah neon adalah 82 watt. Bila daya 450 Watt, maka 450 : 82 = 5.48 atau 5,5, dapat dipasang lampu neon 40 watt sebanyak 5.5 buah. Dari uji coba di atas jelas bahwa tanpa menggunakan ENTER daya 450 Watt hanya dapat dipasang lampu Neon 40 Watt sebanyak 4 buah saja. Sedangkan bila menggunakan ENTER INDONESIA dapat dipasang 5 – 6 buah lampu. Contoh lain lagi dengan MOTOR Listrik : Sebelum memakai ENTER INDONESIA : Data di motor listrik tertulis : 100 W, 220 V, 50 Hz, RPM : 2800, RPM/Min dengan Qos Phi 0.80 = 100 0.80 = 125 Watt Setelah memakai ENTER INDONESIA : Qos phi = 0.95 100 : 0.95 = 105.3 watt maka penghematannya 125 – 105.3 = 19.7 watt